en+62 81394422121

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
en+62 81394422121

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Smiling West Java Famtrip Malaysian Biker

Ya, Anda mestinya terinspirasi! Ada mimpi di antara para bikers di Malaysia yakni touring di Indonesia. Mereka sudah touring ke negara-negara tetangganya seperti Thailand. Maka pada 3-9 Maret 2019 lalu, diadakan familiarization trip (famtrip) khusus bagi bikers dari Malaysia di Jawa Barat. Famtrip bertajuk Smiling West Java – Famtrip Malaysian Biker itu berlangsung mulai dari tanggal 3 hingga 9 Maret 2019. Pesertanya tujuh orang, termasuk dokumentator Belut TV yang menayangkannya di kanal YouTube. Bahkan diantara peserta ada perempuan.

Exotic Java Trails

Peserta famtrip tiba di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung pada 3 Maret 2019. Mereka disambut oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat. Dari sana peserta ditransfer dengan mobil menuju Wisma Malabar yang berada di tengah-tengah perkebunan teh. Wisma itu sendiri bukan wisma biasa melainkan dahulu kediaman K.A.R. Boscha, pendiri perkebunan teh Malabar pada 1896.

Exotic Java Trails

Setelah selesai solat subuh, peserta menembus kabut yang masih meliputi Gunung Malabar menuju puncak Cukul untuk melihat matahari terbit. Dari situ touring di sekitar perkebunan teh, kopi, dan kina. Medan di Gunung Malabar telah membuat para biker dari Malaysia itu tertantang. Kemudian, mereka beristirahat dan makan siang di tepi Danau Cileunca. Mereka mengakhiri touring hari itu ke arah jalur pantai selatan (pansela) Jawa Barat dalam perjalanan dari Garut menuju Pangandaran.

Keesokan harinya, bikers Malaysia memulai touring dari Rancabuaya. Mereka menikmati keindahan di setiap kelok jalur pansela di Jawa Barat. Jalur ini belum banyak diketahui orang, apalagi wisatawan mancanegara (wisman). Dari Rancabuaya peserta famtrip menuju Citumang. Hari masih memungkinkan untuk mengunjungi Green Canyon ketika tiba di Pangandaran. Dan mereka beristirahat di HaU Ecolodge.

Hari keempat, peserta famtrip menyusuri garis pantai Pangandaran dimulai dari Citumang. Tidak lupa, bikers Malaysia menguji skill di Terowongan Wilhelmina. Terowongan sepanjang 1.200 meter itu merupakan terowongan kereta api terpanjang di Asia. Di pantai Pangandaran mereka melepas lelah.

Exotic Java Trails

Dari Pangandaran touring dilanjutkan dengan melewati jalur alternatif Cikatomas. Singgah dulu menikmati kupat tahu, kuliner asli Singaparna. Kemudian mengunjungi Kampung Naga di jalur antara Tasikmalaya-Garut. Setelah touring panjang pada hari itu, mereka beristirahat di kawasan Cipanas, Garut.

Dalam perjalanan kembali ke Bandung pada hari terakhir, bikers Malaysia singgah di salah satu kawah di Gunung Kamojang, kawah Mandi Uap. Lalu mengunjungi Kampung Sampireun Resorts. Dari sana langsung menuju kota Bandung melalui Kamojang Pass. Dan mereka menginap semalam lagi, kali ini di pusat kota, de Braga Artotel.

Exotic Java Trails

Salah seorang peserta mengungkapkan, touring di Jawa Barat tidak hanya menyajikan medan yang menantang dan bentang alam nan indah, tetapi juga ada toko-toko yang menjual perlengkapan dan asesoris bikers berkualitas bagus dan harga yang lebih murah.

Famtrip Biker Malaysia ini didukung oleh VIAR Motor, Java Exotic Trails selaku operator famtrip, Badan Promosi Pariwisata Jawa Barat, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat dan Wonderful Indonesia (Kementerian Pariwisata).

Leave a Reply